Jumat, 22 Juli 2011

Benar Gak Sih, Bercinta Tiap Hari Bikin Cepat Hamil?

TRIBUNNEWS.COM - Ketika sedang berusaha untuk bisa hamil, biasanya Anda akan menerima saran dari berbagai orang. Selain mendapat informasi dari dokter mengenai jadwal hubungan seks yang memungkinkan terjadinya pembuahan, teman-teman mungkin juga menyarankan Anda untuk berhubungan seks sesering mungkin. Benarkah cara ini memungkinkan adanya kehamilan?
Menurut Toni Weschler, MS, penulis buku Taking Charge of Your Fertility, perempuan hanya mengalami masa subur selama beberapa hari menjelang ovulasi. Saat itulah tubuh Anda akan mengeluarkan cairan serviks berkualitas, yang berangsur-angsur mulai menyerupai cairan semen pria. Jadi, beberapa hari menjelang ovulasi, ketika lendir serviks Anda basah atau Anda mengalami sensasi vaginal yang basah, Anda bisa menyusun strategi untuk berhubungan intim.
Hubungan seks setiap hari bisa dilakukan dengan catatan jumlah sperma suami normal dan berkualitas, demikian menurut Weschler. Lalu, berhubunganlah setiap dua hari sekali jika jumlah sperma suami cenderung rendah. Sebab, pria dengan sperma yang rendah membutuhkan waktu sehari untuk menghasilkan sperma dengan kadar kesuburan yang lebih tinggi. Sementara pada hari-hari lain di luar masa subur pada siklus Anda, silakan berhubungan seks sesering Anda mau karena saat itu tidak ada telur yang akan dibuahi.
Pada pasangan lain, melakukan hubungan seksual dengan jadwal yang sudah ditentukan oleh dokter ternyata tidak semudah yang dikira. Bagaimana jika ketika pada hari yang sudah ditentukan, Anda merasa kelelahan, enggak mood, sehingga ketika Anda memaksa diri melakukannya pun, vagina terasa kering dan sakit.
"Ketika dituntut untuk berhubungan seks, keintiman dalam hubungan Anda memang ditantang. Anda sudah pernah meluangkan waktu untuk menikmati seks sebelumnya. Karena itu, sekarang pun sebenarnya Anda bisa melakukannya. Luangkan waktu untuk menyalakan hasrat Anda," ujar Gayle Peterson, PhD, family therapist yang berspesialisasi dalam perkembangan prenatal.
Untuk itu, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan, misalnya, menjadwalkan kencan setiap minggu. Luangkan waktu berdua suami, dan fokuskan kembali perhatian Anda padanya, begitu pula sebaliknya. Coba cari cara untuk mengarahkan kembali perhatian Anda pada hubungan intim. Temukan kembali tubuh Anda dan perbarui penampilan Anda. Caranya dengan menikmati makan enak di restoran, mandi bareng, saling memijat, atau jalan-jalan keluar kota.
Ketika Anda berfokus pada keintiman hubungan Anda, gairah Anda pun akan bangkit kembali. Anda pun akan mampu menikmati sesi bercinta tanpa kekhawatiran apakah akan terjadi pembuahan atau tidak.


0 komentar:

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Favorites More